Rest in Peace Ustadz Jefry Al Buchory

Innalillahi wa Innaillaihirojiun....

Ustadz Jefry
Itulah kalimat pertama yang saya ucapkan ketika membaca tweet paling atas di home page twitter saya. Sekan tidak percaya, saya langsung melihat trending topic and I unconsciously held my breath...

Saya klik word "Uje" dan langsung konfirmasi bermunculan. Telah meninggal dunia Ustadz Uje karen kecelakaan motor dini hari jam 2 pagi. Saya seakan tidak percaya. Mungkin karen Ustadz Uje is still young. He always looks so energic and hearing he passed away, even though I know we cnnot predict death, it shocked me.

Salah satu nasiha beliau adalah "Tidak ada nasihat paling baik kecuali kematian"

Dan ini sangat benar.

Seorang Ustadz muda yang selalu berapi-api dan sangat diidolakan oleh pemuda dan pemudi Indonesia berpulang ke pangkuan Allah SWT merupakan takdir yang tidak bisa diubah dan merupakan kenyataan yang sangat menyakitkan. Seorang Ustadz yang merupakan mantan preman...

Tetapi kita harus menerima dengan lapang dada...

Percaya bahwa Ustadz Uje akan menerima apa yang telah almarhum perbuat di dunia... Berdoa agar amal dan ibadahnya diterima di sisi Allh SWT

Karena kematian bukanlah sesuatu yang harus ditangisi

Kematian merupakan jalan untuk bertemu Allah SWT dan satu langkah menuju dunia yang lebih abadi...

Mari kita senantiasa melaksanakan semua nasihat-nasihat baik dari Ustadz Jefry Al Buchory dan berdoa agar beliau senantiasa tenang di alam sana...

Rest In Peace Uatadz Jefry Al Buchory....
Share on Google Plus

About Shinta Devi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment