JK Rowling's Secret Book : The Cuckoo's Calling




Pasti Anda semua tahu kan dengan buku Harry Potter? 

Yup, buku pertualangan seorang anak di dunia sihir dengan tema cinta dan persahabatan itu merupakan salah satu buku paling sukses sepanjang sejarah. Delapan film yang diadaptasi dari novel itu pun menjadi film paling sukses dalam penjualan dan kualitas di box office dan belum terkalahkan bahkan oleh James Bond yang notabenenya memiliki 23 film. 

Pasti Anda juga tahu kan siapa pengarang Harry Potter?

Yup, seorang ibu lulusan Sastra Inggris dari Skotlandia, JK Rowling. Dia adalah penulis wanita pertama yang berhasil menjual buku fantasy sejauh ini, belum bisa dikalahkan. Bukan hanya karena kualitas penulisannya tetapi hal yang membuat buku ini sukses adalah kerja kerasnya yang membuat pondasi untuk cerita Harry Potter (plot, nama-nama, spells, etc) selama lima tahun sebelum Harry Potter and the Sorcerer's Stone diterbitkan. Buku pertama seri itu bahkan di tolak oleh 10 publisers karena buku anak-anak dengan tema penyihir tidak akan laku dijual.... 

Wah pasti publishers itu pada nyesel begitu tahu kalau buku ini hebatnya minta ampun!!  

Nah ada berita terbaru tentang JK Rowling.... Dahulu ketika kesuksesan Harry Potter mendunia, JK Rowling pernah berkata bahwa dia ingin sekali membuat buku dengan nama samaran setelah menyelesaikan Harry Potter. Awalnya tidak ada yang percaya kalau dia mau berbuat seperti itu.

Mengapa?

Karena menulis buku di bawah nama samaran bisa memungkinkan terjadinya 2 hal :
1. Buku tersebut terjual hebat seperti Harry Potter
2. Buku itu terjual sedikit karena nama author yang belum pernah didengar alias pengarang baru

Namun, JK Rowling memiliki alasan sendiri :

"It has been wonderful to publish without hype or expectation, and pure pleasure to get feedback under a different name."

Hal ini menunjukkan bahwa JK Rowling bukanlah orang yang mata duitan. Dia ingin orang membaca karyanya karena mereka menyukai bukunya. JK Rowling sendiri senang-senang saja walau buku ini hanya terjual sekitar 1500 ribu kopi saja di Inggris. Hal itu karena JK Rowling sangat senang menulis. Dia tidak menulis untuk uang, namun karena kegemaran. 

Judul buku ini adalah The Cuckoo's Calling, anda bisa melihat sampulnya di bawah ini : 

Ada juga sampulnya yang lain : 
Apa isi novel ini?

Novel ini bergenre crime-thriller yang menceritakan tentang investigasi pembunuhan seorang model oleh Cormoran Strike, seorang veteran perang yang menjadi seorang investigator

Siapa nama penulis fiksi untuk novel ini?

Menurut publisher, novel ini ditulis oleh Robert Galbraith, a former plain-clothes Royal Military Police investigator.
Reviews sebelum diketahui bahwa penulisnya adalah JK Rowling?

Buku ini memperoleh banyak sekali review yang bagus. Berikut review-review yang diberikan :
 

Val McDermid, author of The Wire In The Blood, saying it reminded her ‘why I fell in love with crime writing in the first place’. 
Mark Billingham, another crime writer, said Strike was ‘one of the most unique and compelling detectives I’ve come across in years’.


Namun, tentu saja, sehebat dan sebagus apapun novel, pasti ada yang tidak meyukainya. Seorang editor Kate Mills tidak menyukai novel ini karena menurutnya isinya biasa saja.

Ada juga reviewer dari sebuah koran yang dengan anehnya mengatakan, "Begitu saya mendengar JK Rowling menulis buku ini, saya langsung mencari E-Booknya dan ternyata bukunya biasa saja. Tidak ada female heroine di sini, hero di sini tetaplah seorang laki-laki. Tidak ada quote-quote seperti di Harry Potter. Aku tahu bahwa JK Rowling mungkin sedang tertawa mengeruk uangnya di rekening bank."

Saya hanya bisa berkata, "HUH?"

Tidak adil bila JK Rowling harus membuat tokoh utamanya seorang perempuan hanya karena dia seorang perempuan. Ada karakter perempuan yang bagus di buku ini menurut pembaca, yang bernama Robin. Yah, seperti Hermione di Harry Potter gitu. Tokoh perempuan yang bagus namun bukanlah seorang tokoh utama. 

Selain itu, novel ini dibuat tanpa diketahui penulisnya adalah Rowling dan terjual hanya 1500 kopi saja, jelas JK Rowling tidak tertawa mengeruk uang di rekening banknya.


Namun di situs penjualan buku seperti goodread.com dan amazon.com, buku ini mendapat nilai 8,5 point overall dari kritikus dan pembaca dan ini sebelum diketahui siapa penulis aslinya. 

Bagaimana bisa ketahuan?
Seorang kritikus/pembaca mengatakan bahwa novel ini terlalu hebat untuk novel pertama seorang veteran perang. Walaupun di angkat dari kisah nyata penulis, namun gaya bahasa, struktur plot dan deskripsinya terlalu bagus, seperti seorang penulis profesional. Nah, hal itulah yang mendasari terkuaknya identitas author asli novel ini.

Sang editor, yang sebelumnya telah mengatakan bahwa novel ini ditulis oleh JK Rowling, namun tidak dipercaya oleh penggemarnya, mengirimkan novel The Cuckoo's Calling, Harry Potter and the Deathly Hallows dan The Casual Vacancy kepada Linguists yang akhirnya menyatakan buku itu dibuat oleh orang yang sama. 

The drug-scene yang ada di novel The Casual Vacancy ternyata ada juga di novel ini. Juga beberapa karakter penulisan JK Rowling yang suka sekali dengan adjective...

Saya ingin sekali bisa mendapatkan novel ini. Entah ada atau tidak novel ini di Indonesia, namun saya lebih suka membaca yang versi aslinya, walaupun harus mencari E-Booknya. Saya tidak begitu suka E-Book, bikin mata sakit...

Yah, semoga bermanfaat bagi penggemar JK Rowling di luar sana... Selamat penasaran dengan novel ini. Bye bye
Share on Google Plus

About Shinta Devi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment