Adventure of the Roses

Part 1

"Wuih!!! Alhamdulillah dadi!" ucapku dalam hati begitu melihat tulisan 'Thank You' di akhir video tugas akhir poetry. You see, kami ber-enam sedang galau karena mendapat tugas akhir poetry berupa a poem video, di mana kami harus memilih poem dan membuat video berdasarkan isi dari poem tersebut.

Flasback

Kami  bisa dibilang teman dekat yang sangat lengket sampai ngalahin lem kanji di toko-toko, jadi ya tugas kelompok yang harusnya 5 orang jadi 6 orang karena nggak ada yang mau pisah. Dosen bilang,"Ya sudah enam orang nggak apa-apa, tapi nanti hasilnya harus bagus!" Waduh...!!!

Setelah berhasil mendapatkan poem yang didapat secara mendadak (karena baru di dapat ketika salah satu anggota kelompok yang bertugas membaca di suruh maju satu-satu, dan terpaksa seadanya), kami mencoba mendalami poem tersebut.

A beautiful poem called Red, Red Rose by Robert Burn. That's our poem. Sebuah poem romantis yang menceritakan tentang seorang pria yang menyatakan cintanya kepada gadis tetapi dia akan pergi. Here is the poem


A Red, Red Rose

Oh my luve is like a red, red rose,
 That's newly sprung in June:
 Oh my luve is like the melodie,
 That's sweetly play'd in tune.

 As fair art thou, my bonie lass,
 So deep in luve am I;
 And I will luve thee still, my dear,
 Till a' the seas gang dry.

 Till a' the seas gang dry, my dear,
 And the rocks melt wi' the sun;
 And I will luve thee still, my dear,
 While the sands o' life shall run.

 And fare thee weel, my only luve!
 And fare thee weel a while!
And I will come again, my luve,
Tho' it were ten thousand mile!

Setelah mencetuskan bahwa kami tetap menggunakan poem dadakan itu sebagai poem untuk video, akhirnya kami mencoba -key word'mencoba'- mendiskusikan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Mau cari setting-kah? atau latihan membaca untuk sang pengisi suara? atau membagi tugas kah?

Yang kami lakukan adalah TIDAK ADA! Why? karena kami sudah terlalu sibuk dengan tugas-tugas kami yang menumpuk sampai kamu lupa tidak membahas apapun tentang poem tesebut. Alhasil, seminggu sebelum batas akhir dikumpulkan, kami kelabakan. Apalagi  kami mau ujian dan tugasnya harus dikumpulkan ketika hari pertama ujian. Ujian dilaksanakan seminggu lagi dan sebelum ujian ada hari-hari di mana mahasiswa belajar di rumah atau minggu tenang, yang artinya semua akan pulang ke rumah masing-masing.

Walau-pun akhirnya kumpul di hari Jumat, dua hari sebelum minggu tenang , tetap saja hanya menghasikan beberapa instrument lagu dan gambar bunga mawar merah yang buannyyak sekali beserta video-video yang isinya hanya berupa gambar gonta-ganti.

Hampir putus asa, akhirnya saya dan sahabat saya Nuri menyimpulkan bahwa kami yang akan membuanya (since I have a modem, it's easier for me to search for some materials). Setelah setuju dengan rencana itu, kami memutuskan pulang dan Finally, our adventure begin...

To Be Continued
Share on Google Plus

About Shinta Devi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment