Emma Watson as Belle (Beauty and The Beast). Pantaskah??

Broken Princess Emma
Masih ingat dengan film Cinderella, Beauty and The Beast, Aladdin, Ariel, Sleeping Beauty dan Snow White? Pasti masih... kisah film klasik Disney yang mengangkat cerita romance picisan memang sangat digemari oleh anak-anak atau bahkan mereka yang sudah beranjak remaja. Film-film lama Disney ini hampir semua mangangkat tema damsel in distress and the prince dan hampir semua berkisah di zaman dahulu kala. Karena sangat digemari, film-film ini diangkat ke layar lebar beberapa kali tetapi dipermak tentunya agar sesuai dengan target audience yang diinginkan.Walaupun munculnya film-film seperti ini membuat banyak orang berspekulasi bahwa Hollywood sudah kehabisan ide.

Contoh nya adalah film Snow White yang terbagi dua, Mirror Mirror yang dibintangi ole Lily Collins dan Snow White and the Huntsmen yang dibintangi oleh Kristen Stewart. Keduanya sangat berbeda, yang satu masih klasik dengan kisah dongengya yang masih orisinil, sedangkan The Huntsman lebih gelap karena kurcacinya (walaupun nanti ada sebagai pelengkap saja) diganti dengan pasukan yang nantinya akan menyerang istana dan adanya kisah cinta segitiga yang sudah cukup membosankan akhir-akhir ini. Entah bagaimana adegan Snow White yang harus pingsan setelah makan apel apabila cara menyerang Ratunya dengan pasukan?? Terlebih lagi dengan aktor utama yang buruk seperti Stewart. Mungkin akan lebih bagus lagi kalau dia diganti dengan Keira Knightly atau bahkan Emma Watson.

Lalu ada Sleeping Beauty yang mengandalkan Oscar Nominee for Best Supporting Actress in 2010 yaitu Heiley Standfield. Tema film ini lebih gelap dari pada aslinya tetapi sepertinya jalan ceritanya masih orisinil.

Lalu yang terbaru adalah Beauty and The Beast. Film ini sudah diangkat ke layar lebar berkali-kali walaupun ada yang sukses dan tidak. Contohnya :

Yang pertama , Tahun 1991, film beauty and The Beast menang 2 piala Oscar untuk kategori Best Animated Picture.

Yang kedua, diangkat dengan setting modern dengan judul "Beastly" yang mengandalkan pemeran utama Vanessa Hudgens dan Alex Pettyfer sebagai bintang utama.Film ini mendapat kritik tajam dan hanya mendapat rating 19% di Rotten Tomatoes. Memang film ini sangat buruk dan lebay gitu, apalagi ditambah akting yang membosankan dari kedua tokoh utama. Hanya Mary-Kate Oslen sang penyihir jahat saja yang aktingnya bagus di sini. Jadi tidak heran kalo film ini tidak begitu sukses.

Selain "Beastly", Beauty and The Beast (animated version) juga diangkat dengan format 3D tahun 2011 lalu. Entah kenapa ini diformat 3D juga masih misteri mengingat tidak banyak yang bisa di-3D-kan, tetapi mendulang kritik bagus dari para kritikus film.

Akhir akhir ini, ada kabar bahwa Beauty and The Beast akan kembali diangkat ke layar lebar oleh sutradara kondang asal Meksiko, Guillermo Del Toro. Seorang sutradara yang berhasil mengangkat dark version of Alice in Wonderland yang berjudul "Pan's Labyrinth" tapi bukan tahun 2010, yang menjadi Alice adalah seorang anak kecil yang kabur. Film ini mendapat kritik bagus dan rating yang tinggi di Rotten Tomatoes, bahkan menang Academy Award.

Bila memang film ini benar-benar digarap, maka Del Toro menyebutan bahwa Gryffindor's Princess Emma Watson akan membintangi film ini sebagai Belle. Del Toro yakin bahwa Emma adalah aktor yang tepat untuk peran ini. Entah benar-benar terjadi atau tidak, tetapi sudah ada rumor bahwa Emma sudah 'in final talk' untuk film ini.

Guillermo Del Toro
Just when we thought Emma Watson was done with magic spells, new reports suggest that the actress may be set to star in one of the best-loved classic fairytales.
The 21-year-old is rumoured to be in the 'final stages' of talks to play Belle in a new adaptation of Beauty And The Beast.

The film, by Pan's Labyrinth director Guillermo Del Toro, is slated for release in 2014 and according to industry paper Variety, will be named simply Beast. No other casting details have been circulated yet, including who will take on the role of Beast.

Del Toro reportedly said last year that he believed the Harry Potter actress would be 'perfect' for the role. Bridget Jones' Diary writer Andrew Davies is penning the screenplay.

source : http://www.dailymail.co.uk/tvshowbiz/article-2101264/Emma-Watson-final-talks-star-Belle-Beauty-Beast.html
Banyak yang meragukan Emma sebagai Belle karena simply they don't see Emma as Belle. Emma memang aktris berbakat yang udah membintangi beberapa film selain Harry Potter seperti Ballet Shoes yang mendapat rating 100% di rotten tomatoes, tetapi bukan berarti dia dapat menjadi Belle walaupun Del Toro sendiri yang mengatakan.

Princess Belle??
Tapi banyak yang lupa bahwa Del Toro adalah suradara yang berpikir dahulu sebelum mengambil keputusan. He knows what he's doing. Mungkin dialah yang seharusnya menjadi sutradara film Harry Potter bukan David Yates. Dia merupakan sutradara handal yang mampu mengubah suatu film menjadi lebih dark tetapi tanpa harus mengubah jalan cerita atau adegan yang asli. Contoh Alice in Wonderland dark version of Del Toro yang berjudul Pan's Labyrinth yang bagus (Oscar Winner Best Foreign Movie) dibandingkan dengan Alice in Wonderland 2010. Walaupun the later is more successful.  

Saya sendiri setuju dengan Emma sebagai Belle. Mengingat wajahnya yang cantik dan aktingnya yang baik, tidak heran banyak yang menawarinya film setelah Harry Potter berakhir. Mungkin kali ini "Beast" merupakan film yang dibuat dengan konsep 'warrior princess', tetapi siapa tahu karena kalau memang film ini benar-benar digarap maka akan tampil di bioskop tahun 2014 nanti.

Kalau memang Emma benar-benar menjadi Belle, maka saya sangat mendukung kalau Tom Felton-lah yang menjadi The Beast-nya. Selain akting mereka yang bagus, ini juga dijadikan sebagai suatu  strategi marketing yang baik, mengingat banyak fans Harry Potter yang penggemar Dramione (termasuk saya hehehe)


Share on Google Plus

About Shinta Devi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment